Bunda & Anak

Tips Merawat Rambut Anak Agar Tetap Sehat

tips merawat rambut anak agar tetap sehat

Merawat rambut anak, bisa jadi tak semudah jika merawat rambut orang dewasa. Meski rambut anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, tetapi juga rentan terhadap kerusakan & gangguan lain yang mempengaruhi kesehatan dan keindahan rambutnya. Karena itu, perlu untuk mengetahui tips merawat rambut anak agar tetap sehat.

Anak-anak memang menggemaskan, dan seringkali justru senang kalau dielus-elus di bagian rambutnya. Apalagi kalau rambutnya tumbuh sehat, lebat dan wangi, pasti tambah menggemaskan.

Dengan banyaknya kegiatan bermain di luar, pasti membuat seluruh tubuh anak menjadi kotor. Begitu pula dengan rambutnya pasti terkena debu, sengatan matahari, dan kotoran tanah atau apapun di area permainannya.  Anak-anak tidak peduli dengan seberapa kotornya mereka, karena mereka tahunya happy bermain.

Lihat saja kalau anak-anak pulang dari main bersama teman-temannya, pasti rambut acak-acakan dan bau keringat. Ditambah lagi kalau rambut anak tidak rajin dikeramas, tentu akan tambah lepek dan tidak enak dipandang.

Meski mereka belum bisa untuk membersihkan badan dan rambut sendiri, tetapi penting untuk diberi tahu mengenai pentingnya menjaga kebersihan tubuh dan rambut.

Karena rambut yang kurang sehat juga dapat membuat tubuh ikut tidak sehat.

Kondisi kulit kepala masing-masing orang tidaklah sama, terlebih pada bayi dan balita. Kulit tubuh dan kulit kepala anak-anak justru butuh penanganan khusus karena kulit cenderung masih lebih sensitive daripada kulit kepala orang dewasa.

Apalagi anak yang memiliki rambut panjang, jika tidak rutin dikeramas atau dirawat dengan baik, maka justru akan mudah sekali rusak, dan kulit kepalanya tidak sehat.  Lalu, bagaimana caranya agar rambut anak sehat terawat, bahkan hingga dewasa? Caranya adalah dengan merawatnya seperti dalam tips-tips berikut ini.

tips merawat rambut anak

 

Sponsored : halojasa

Simak beberapa tips merawat rambut anak berikut ini:

1. Mencuci rambut secara teratur

Untuk anak yang usianya sudah di atas tiga tahun, sebaiknya sudah mulai dirawat dengan teratur seperti halnya merawat rambut orang dewasa. Karena pada usia inilah anak-anak sudah mulai suka bermain di luar ruangan bersama dengan teman-temannya.

Kondisi rambut dan kulit kepala anak pun sering kali luput dari perhatian. Keringat dan debu yang menempel di kepala, jika didiamkan terlalu lama akan menjadi tumpukan sel-sel kulit mati. Akibatnya kepala anak akan nampak lepek, mudah terasa gatal dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Untuk merawat rambut anak yang sudah aktif bermain di luar ruangan, maka cara menjaga kesehatan kulit kepalanya adalah mencuci rambutnya setiap dua hari sekali. Cuci rambut dengan shampoo khusus anak dengan pijatan lembut dan hati-hati agar busanya tidak mengenai mata.

Anak pasti akan senang saat rambut mereka dirawat. Maka itu pilihlah waktu yang tepat agar dapat mencuci rambut anak sendiri. Gunakan shampoo dengan wangi yang lembut, serta siapkan peralatan keramasnya di wadah yang lucu yang bisa menarik perhatian mereka. Lakukan kegiatan keramas dengan cara-cara yang menyenangkan. Usai keramas, keringkan rambut dengan menggunakan handuk yang lembut.

Sejalan dengan semakin panjangnya pertumbuhan rambut anak, maka minimal seminggu keramas 3 kali. Terlebih jika rambut anak cenderung keriting dan kering. Ada trik khusus untuk keramas pada jenis rambut anak seperti ini, salah satunya adalah dengan menggunakan kondisioner minimal sekali seminggu, agar rambut lebih sehat, rapi dan lembut.

2. Gunakan shampoo yang tepat

Untuk mencuci rambut anak, sebaiknya gunakan shampoo khusus untuk anak. Shampoo yang baik dan cocok di kulit kepala dan rambut anak bisa menghilangkan minyak, kotoran dan membuat rambut anak lembut, wangi dan mudah diatur.

Pilih jenis shampoo yang bahan aktifnya tidak menyebabkan alergi dan iritasi pada mata dan kulit kepala anak, serta aman digunakan sehari-hari. Selain itu juga pilihlah shampoo yang sudah teruji oleh ahli mata, dan memiliki kandungan pH yang seimbang. Shampoo yang digunakan keramas bisa membantu merawat rambut anak tetap wangi sepanjang hari meski sudah terkena bau sengatan matahari.

Jangan menggunakan shampoo dewasa untuk mencuci rambut anak-anak, karena biasanya shampoo dewasa mengandung bahan kimia yang lebih banyak daripada shampoo anak-anak. Salah satu bahan kimia itu adalah anionics atau lebih sering disebut dengan ammonium laurel sulfate yang membuat shampo dewasa dapat menghasilkan busa lebih banyak. Zat ini jika digunakan pada rambut anak justru akan membuat kering dan menyebabkan iritasi.

3. Sisir rambut dengan benar

Menyisir rambut sepertinya hal sepele, tetapi jika menyisir rambut anak-anak, bisa jadi itu perlu trik khusus.

Apalagi, jika belum selesai disisir anak-anak sudah kepengin lari, atau menghindar, atau bahkan menangis karena tidak mau. Mungkin saja anak merasa bahwa disisir rambutnya itu justru sakit sehingga ia menghindari sisir.

Ada trik khusus agar anak tidak merasa kesakitan ketika disisir, salah satunya adalah menggunakan sisir rambut dengan gigi besar dan jarang. Atau, jika sisir semacam ini tidak ada, maka bisa menggunakan sisir yang menggunakan bulu sikat sintetis lembut.

Khusus rambut anak perempuan yang suka memanjangkan rambutnya, maka sisirlah di bagian bawah atau ujung rambut terlebih dahulu. Jadi, jangan menyisir rambut bagian atas, karena justru akan membuat rambut bertambah kusut dan sakit. Lalu, jika ada rambut yang menggumpal, pisahkan dengan menggunakan jari-jari tangan dengan lembut dan perlahan. Jika rambut sudah kusut, jangan membasahinya, karena justru akan semakin kusut.

Jangan lupa, untuk membersihkan sisir seminggu sekali dengan air hangat agar kotoran yang menempel pada sisir dapat hilang.

4. Pilih gaya rambut yang tepat

Menggunting rambut secara rutin adalah salah satu cara untuk memelihara kesehatan rambut. Khusus anak laki-laki, ketika panjang rambut sudah menganggu pandangan mata dan menutup telinga maka itu saat yang tepat untuk segera mengguntingnya. Untuk anak perempuan, jika rambutnya panjang, maka sebaiknya poni tidak sampai menutup mata, karena bisa menganggu pandangan mata pada saat belajar atau beraktivitas.

Agenda menggunting rambut juga bukan perkara mudah untuk anak-anak. Trik-nya adalah sebelum mengajak potong rambut, ajaklah sesekali ikut ke salon, agar dia paham seperti apa ketika orang gunting rambut.

Atur jadwal memotong rambut, sehingga tidak mengganggu jam-jam anak tidur siang, atau makan siangnya. Karena, anak yang mengantuk dan lapar cenderung lebih tidak tenang dan kurang kooperatif. Trik lainnya adalah pada saat proses menggunting anak bisa diberikan mainan favoritnya untuk dipegang.

5. Penuhi gizi seimbang

Hal ini karena rambut juga memerlukan asupan gizi agar tetap terjaga kesehatannya. Kurangnya asupan vitamin dan protein dapat membuat rambut menjadi kusam, rontok dan patah.

Selain itu, agar rambut anak tumbuh dengan sehat, maka dapat pula dioleskan minyak kelapa, atau sesekali keramas dengan lidah buaya.

Dengan demikian, asupan gizi dari dalam tubuh anak terpenuhi dan asupan gizi dari luar pun terawat dengan baik. Sehingga rambut lebih kuat, tampak tebal dan berkilau. Namun perlu diketahui juga bahwa ketebalan rambut seseorang juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Jadi, yang terpenting adalah rambut anak terawat dengan baik dan sehat.

Itulah cara-cara merawat rambut anak sehat, bersih, wangi dan kuat. Rambut yang sehat bisa juga menjadi cerminan kesehatan tubuh pada anak. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top