Life Style

13 Pilihan Objek Wisata Lokal di Kota Sidoarjo Bagi Anda Para Traveller

pilihan objek lokal wisata di kota Sidoarjo

pilihan objek lokal wisata di kota Sidoarjo  – Jawa Timur mempunyai kota-kota yang memiliki tempat wisata terkenal. Lamongan terkenal dengan WBL. Kediri terkenal dengan makam Bung Karno. Malang terkenal dengan Jatim Park. Sidoarjo? Mungkin anda bingung, objek wisata apa yang terkenal dari kota kecil ini. Eits jangan salah, kecil-kecil begini Sidoarjo juga memilki tempat wisata yang cukup unik dan berbeda dari tempat wisata lain. Jika wisata lain menawarkan semacam wahana permainan, kebun, di Sidoarjo tidak hanya itu. Mulai dari tempat wisata religi, wisata bermain, wisata kuliner, hingga wisata belanja juga tersedia. Kali ini penulis akan mengenalkan objek-objek tersebut. Berikut pilihan pilihan objek lokal wisata di kota Sidoarjo:

pilihan objek lokal wisata di kota Sidoarjo

sponsor : cream perawatan wajah

  1. Alun-Alun Sidoarjo

Alun-Alun Sidoarjo merupakan taman terbesar di Sidoarjo. Banyak perubahan dari tempat ini. Yang dulu tidak teratur akibat banyaknya pedagang, sekarang menjadi bersih dan semakin hijau. Terdapat tugu besar berdiri di tengah taman yang dijadikan tempat untuk berfoto oleh pengunjung. Juga ada beberapa tempat duduk kecil, dan semacam gazebo, bagi yang ingin bersantai disana. Halamannya yang luas, bisa dibuat bermain anak-anak, berlarian, bahkan untuk bersepak bola. Berdekatan pula dengan masjid Agung, memudahkan bagi pengunjung yang ingin sholat.

  1. Sun City Water Park Sidoarjo

Wahana permainan air terbesar di Sidoarjo tersebut terletak di Jalan Pahlawan no.1 Sidoarjo, tak jauh dengan Alun-Alun. Wahana yang menawarkan fasilitas menarik dan cukup lengkap. Seperti tempat makan, panggung, taman, gazebo, permainan air dragon sliding, dan water boom. Kolam renang yang disediakan ada kolam utnuk dewasa, anak-anak, kolam arus, hingga baby diapers atau kolam untuk bayi setinggi mata kaki. Kebersihannya pun terjaga. Cukup membayar 15 ribu untuk senin-jumat, 25 ribu untuk sabtu dan minggu serta 25 ribu di hari besar, anda dapat menikmati keseruan di wahana tersebut. Sekitarnya wahana juga terdapat hotel Sun City dan Hotel Plaza yang bisa dijadikan tempat beristirahat.

  1. Wisata Lumpur Lapindo

Jika anda ingat, Sidoarjo mendadak terkenal akibat musibah lumpur oleh PT. Lapindo. Kurang lebih sudah 9 tahun, lumpur menyembur hingga menggenangi beberapa desa di daerah Porong. Kini desa-desa tersebut menjadi waduk lumpur, sehingga menarik perhatian warga luar Sidoarjo yang melintas di jalan raya Porong tersebut. Tidak heran, Lumpur Lapindo menjadi tempat wisata. Wisatawan datang, ada yang secara tidak sengaja (kebetulan lewat), ada juga yang sengaja jauh-jauh dari kotanya untuk datang.

Tidak banyak fasilitas sebenarnya. Namun, kita bisa menghayati apa yang dirasakan warga yang menjadi korban. Kebanyakan dari mereka menjual cd yang menggambarkan keadaan mereka dan terjadinya lumpur. Untuk itu, pengunjung membayar uang masuk, karena hasilnya diberikan pada warga disana.

  1. Pusat Oleh-Oleh Bandeng dan Udang

Berdasarkan data statistik perikanan budidaya Jawa Timur, total produksi budidaya tambak Sidoarjo terbaik kedua setelah kabupaten Gresik. Yang menjadi andalan adalah komoditas bandeng, udang windu dan vaname. Sehingga, tidak salah jika Sidoarjo menjadikan ikan bandeng dan udang sebagai ikon daerah.

Selain hasil budidayanya, juga banyak toko yang menjual hasil olahan udang dan bandeng. Seperti bandeng presto, petis udang, kerupuk udang, dan lain sebagainya. Jika anda ingin mampir, bisa menjumpai toko-toko tersebut di daerah Gajah Mada dan Majapahit. Disana, tidak hanya ada hasil olahan bandeng dan udang saja, tapi juga banyak oleh-oleh khas Sidoarjo lainnya. Cocok sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat.

  1. Kampung Batik Jetis

Sebuah gang kecil, yang banyak menjual kain dan pakaian batik khas Sidoarjo. Pusat batik ini sudah ada sejak tahun 1675. Karena semakin banyak masyarakat setempat yang membuka produksi batik, tanggal 3 Mei 2008 Bupati meresmikan daerah tersebut sebagai industri batik dan diberi nama “Kampoeng Batik Jetis”. Tersedia toko-toko menjual kain dan pakaian jadi. Ada juga beberapa toko yang memperlihatkan proses pembuatan batik. Sehingga, tidak hanya belanja, kita juga bisa belajar membuat batik disana.

  1. Kampung Kerupuk

Kampung yang mayoritas penduduknya pengusaha kerupuk ini, terletak di desa Rejo. Pertama kali dipelopori oleh H.Darwin, Mutini, Suryati pada tahun 1976. Berbagai jenis kerupuk tersedia, seperti kerupuk Sodok, kerupuk Ikan, kerupuk Udang, kerupuk Puli dan beberapa jenis kerupuk lainnya. Setiap hari, bisa mencapai 10-20 ton kerupuk yang diproduksi. Dengan pekerja lebih dari 500 orang yang mayoritas warga desa Kedung Rejo sendiri. Hingga saat ini , ada sekitar 52 pengusaha kerupuk di desa tersebut.

  1. Kampung Bebek dan Telur Asin

Kampung ini terletak di desa Kebonsari. Sama halnya dengan Kampung Kerupuk Rejo, mayoritas penduduknya memiliki usaha ternak bebek yang kemudian dikembangkan menjadi telur asin. Berbeda dari penjual telur asin lain, telur asin yang dijual beraneka macam dan rasa. Mulai rasa kepiting, ayam, hingga udang. Telur asin non kolesterol pun ada. Sehingga, anda yang ingin telur asin namun khawatir akan kolesterol, tidak perlu khawatir. Juga bagi anda penggemar telur asin bisa mampir kesini untuk mencicipi telur asin sensasi baru.

  1. Kampung Jamur

Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, berdiri sebuah kampung yang mayoritas penduduknya budidaya jamur. Jamur yang dibudidayakan adalah jamur tiram putih. Budidaya jamur merupakan inisiatif dari Sunarto. Melihat kondisi tanah di desa sangat lembab sehingga cocok untuk ditanami jamur. Hingga sekarang, permintaan akan jamur di kampung tersebut cukup banyak. Harga yang dibandrol sekitar 12.000-15.000 rupiah per bungkus.

  1. Industry Tanggulangin

Tanggulangin, deerah selatan ibukota Sidoarjo ini, ada banyak industri berbagai jenis jenis tas, sepatu, sandal, tas sekolah, dompet, jaket, ikat pinggang, tas olah raga dls. setiap hari, terutama hari libur tempat-tempat industri tersebut banyak didatangi pengunjung. Pengunjung yang datang mulai dalam kota hingga luar kota pun ada. Harga yang ditawarkan juga terjangkau dan tetap terjamin kualitasnya.

  1. Industri Wedara

Selain Tanggulangin, Sidoarjo juga punya kawasan industry lainnya. Yaitu di daerah Wedoro. Bedanya, kawasan ini khsusus industri sandal dan sepatu. Tempat ini juga cocok untuk kaum hawa yang ingin mencari sepatu. Berbagai macam jenis sandal dan sepatu yang dijual. Mulai yang berbahan sintesis sampai kulit. Kawasan ini juga ramai pengunjung. Kebanyakan dari mereka membeli untuk dijual kembali. Karena memang harga yang ditawarkan relative murah. Namun tetap terjamin kualitasnya.

  1. Pazar Kuliner

Jika ingin makanan dan minuman ringan, Pazkul adalah tempat yang tepat. Terletak di dalam perumahan Kahuripan Nirwana. Tersedia jenis makanan ringan seperti kentang goreng, jamur crispy, minuman coffe, dan masih banyak lagi. Suasana terbuka membuat rasa nyaman bersatu dengan alam. Cocok untuk dijadikan tempat nongkrong. Dan yang terpenting harganya juga terjangkau.

  1. Wisata Religi Makam Mbah Ud

Berbeda dengan wisata lain, tempat wisata satu ini bernuansa religi. Makam Mbah Ud cukup terkenal di Sidoarjo. Mbah Ud dihormati sebab menurut sejarah sejak usia 5 tahun mampu membaca sekaligus memahami makna Al-Qur’an dan kitab kuning di pondok pesantren. Serta memiliki amalan Dzikrun Nufus. Dimana setiap detiknya senantiasa digunakan untuk berzikir kepada Allah SWT. Makam yang letaknya di Pagerwojo ini, tidak pernah sepi peziarah setiap harinya. Terutama tanggal 27 Rajab, dan peringatan Isra’ Miraj menjadi berlipat ganda. Tidak hanya dari Sidoarjo, Jakarta, Kalimantan dan Sumatra juga datang. Makam Mbah Ud juga mengadakan program pengajian di setiap malam senin, malam rabu dan malam jumat legi. Tidak ada batasan jam untuk ziarah, sehingga anda bisa ziarah kapan saja.

Itulah beberapa tempat di Sidoarjo yang bisa dijadikan alternatif pilihan. Jika sedang mengunjungi atau sekedar lewat, tidak ada salahnya mampir ke tempat-tempat tersebut. Cukup merakyat dan tidak kalah dengan objek wisata lainnya. Bagaimana, tertarik untuk datang?

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top