Makanan Sehat

Apakah Kemasan Kertas untuk Makanan dan Minuman Aman untuk Kesehatan?

efek kemasan kertas untuk makanan dan minuman

Jika Anda sering bepergian maka Anda bisa melihat bahwa sekarang banyak makanan praktis yang dikemas dengan kertas. Kertas ini memiliki desain sebagai kemasan makanan yang unik dan mudah untuk digunakan. Beberapa makanan yang sering dibungkus dengan kertas termasuk makanan ringan seperti kentang goreng, mie dan berbagai camilan. Sementara cangkir kertas untuk kopi juga menjadi hal yang sering digunakan saat ini.

Sponsor: pemutih wajah

Produsen makanan memang membuat kemasan ini untuk membantu konsumen yang tidak sempat untuk makan di tempat. Sehingga Anda mudah membawa makanan atau minuman sambil bepergian. Lalu apa efek kemasan kertas untuk makanan dan minuman aman untuk kesehatan? Untuk jelasnya silahkan simak informasi dibawah ini.

efek kemasan kertas untuk makanan dan minuman

Sumber: borepanda.com

  1. Kemasan kertas juga mengandung BPA (Bisphenol)

Selama ini sebenarnya bahan seperti BPA memang sering ditemukan pada produk kemasan plastik, lensa kacamata dan juga DVD. Namun ternyata bahan ini juga menjadi campuran untuk kertas makanan seperti cangkir kertas, mangkuk kertas dan kemasan kertas lain. Proses pembuatan kemasan kertas ini mengandung bahan resin-resin yang menggunakan komponen utama dari BPA. Jika BPA masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan masalah seperti gangguan jantung, hati, dan resiko diabetes. BPA mudah dites dalam tubuh dengan pemeriksaan darah dan ASI. Semua jenis kemasan kertas daur ulang biasanya mengandung BPA yang tinggi.

  1. Kemasan kertas mengandung polystyrene

Semua jenis kemasan kertas terkadang tidak menyebabkan rasa panas berlebihan ketika disentuh. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh bahan polystyrene yang bisa melindungi kertas ketika terkena cairan panas termasuk air mendidih. Namun ternyata semua bahan ini bisa meleleh dalam bahan makanan atau minuman ketika terkena cairan panas. Akhirnya semua bahan kimia ini bisa masuk ke dalam tubuh. Bahkan ketika semua bahan  makanan yang sudah mengandung bahan kimia ini masuk ke dalam tubuh maka berpotensi menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.

  1. Makanan bisa terkontaminasi melamin

Tahukah Anda jika sebenarnya makanan yang dibungkus dengan kemasan kertas bisa mengandung melamin. Melamin adalah bahan kimia yang digunakan sebagai zat pelindung kebocoran sehingga menjadi lem yang kuat. Melamin yang digunakan sebagai lem ternyata memiliki sifat larut terhadap zat panas sehingga racun kimia bisa masuk ke dalam makanan atau minuman Anda. Sebuah penelitian membuktikan jika kadar melamin yang rendah masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan kenaikan berat badan, batu kandung kemih, diare, dan resiko kanker.

  1. Kemungkinan zat lilin larut dalam makanan

Sebenarnya kertas yang digunakan untuk membungkus makanan dan minuman mengandung zat lilin dalam bahannya. Zat lilin ini berfungsi untuk menahan panas dan kebocoran. Meskipun kertas sangat aman untuk kemasan makanan namun zat lilin bisa masuk ke dalam makanan. Jika zat lilin mengendap dalam tubuh terutama pada bagian ginjal maka bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Selain itu jumlah kertas yang terus menumpuk sebagai sampah juga bisa menyebabkan masalah lingkungan yang serius.

Jadi itulah beberapa efek yang bisa terjadi akibat pengaruh kemasan kertas untuk makanan dan minuman. Mulai sekarang Anda bisa menghindari semua jenis kemasan tersebut agar tidak terkena ancaman kesehatan yang serius.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top