Entertainment

Alasan Mengapa Ngabuburit Harus Bermanfaat

mengapa ngabuburit harus bermanfaat:

Ngabuburit adalah istilah kegiatan yang digunakan untuk menunggu waktu berbuka puasa. Tetapi banyak yang salah kaprah dalam memahami ngabuburit. Masih banyak yang menganggap ngabuburit merupakan aktivitas yang buah-buang waktu. Alhasil ngabuburit dipakai untuk melakukan aktivitas tidak bermanfaat. Padahal ngabuburit harus mempunyai sisi manfaat. Berikut penjelasannya mengapa ngabuburit harus bermanfaat:

Sponsor: dr rochelle skin expert

mengapa ngabuburit harus bermanfaat:

Pandangan Mengenai Pentingnya Pengelolaan Waktu

Ngabuburit merupakan salah satu aktivitas menunggu yang sekaligus membunuh waktu selainnya. Sebetulnya ini tergantung pada masing-masing orang. Karena islam menjelaskan bahwa waktu adalah hal yang sangat berharga. Maka dari itu kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana prinsip dasar islam mengenai penggunaan waktu dan aktivitas yang benar, termasuk dalam bulan Ramadhan.

Allah pada beberapa firman-Nya kerap  menunjukkan betapa pentingnya waktu tersebut. Dalam surah Adh-Dhuha Allah bersumpah dengan istilah Demi Waktu Dhuha dan Demi Waktu Malam saat sunyi. Pun pada surat Al-Asr yang artinya demi waktu. Sehingga ini membuktikan waktu menjadi suatu yang sangat penting, berharga, dan perlu diperhatikan oleh manusia.

Ibnu Abbas RA meriwayatkan sebuah hadist mengenai waktu, yang berisi: Rosulullah SAW Bersabda: ”dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh sebagian besar manusia yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah)

Waktu luang adalah salah satu kenikmatan yang bisa jadi mencelakakan. Orang-orang sering kali mengatakan bahwa waktu ibarat perisai/pedang. Kita bisa mendapatkan manfaat yang sangat banyak dari perisai namun ketika salah menggunakannya maka perisai mampu menghunus pemiliknya sendiri atauorang lain.

Menunggu waktu buka puasa dengan ngabuburit tentunya perlu diperhatikan. Ngabuburit bisa menjadi suatu yang bermanfaat namun bisa juga membawakan kesia-siaan. Untuk itu, penggunaan waktu dalam ajaran islam sangat penting untuk dikelola, diperhatikan, dan tidak disia-siakan termasuk dalam ngabuburit. Waktu ngabuburit perlu diperhatikan agar memiliki nilai yang berharga.

mengapa ngabuburit harus bermanfaat:

Waktu wajib digunakan untuk melakukan perbuatan yang bermanfaat

Berikut bunyi dari surat Al-Ashr: “Demi Massa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan saling menasihati dalam kebenaran serta saling menasehati dalam kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1-3)

Di ayat Al-Quran surat Al-Ashr di atas dijelaskan bahwa manusia dalam kerugian adalah mereka yang tidak bisa menggunakan waktu dengan baik. Sebaliknya, beruntungnya bagi manusia yang melakukan amal shaleh sedang dalam kebaikan dan kebenaran, juga menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Apabila dimasukan dalam konteks menunggu berbuka puasa (ngabuburit), di masyarakat sendiri sering kali orang-orang menggunakan waktu menunggunya dengan perbuatan tidak manfaat, seperti nongkrong di pinggir jalan, jalan-jalan tanpa tujuan yang jelas, ghibah, tidur seharian dan masih banyak lagi. Yang itu jauh dari hikmah.

Padahal sangat jelas Islam menyuruh umatnya untuk memperhatikan waktunya supaya dimafaatkan dengan sesuatu yang bersifat amal shalih dan amar ma’ruf nahi munkar. Di mana waktu tersebut adalah hal yang produktif. Pun bersikap seadanya dalam ibadah dan tidak menjalankan secara produktif dalam waktu-waktu kehidupannya merupakan ciri-ciri manusia yang tidak ikhlas dalam beribadah pada Allah.

Yang wajib dipahami bahwa amal shalih dalam islam bukan hanya bersifat ibadah ritual seperti shalat, puasa, atau berzikir. Melainkan amal shalih juga bisa bersifat kegiatan sosial yang mampu memberikan manfaat untuk orang lain, seperti membantu sesama dan berbagi memberikan apa yang kita miliki untuk kemsalahatan ummat. Sehingga waktu dikatakan produktif bukan diukur dari seberapa lama kita bekerja, melainkan dari apa yang bisa kita hasilkan dari waktu tersebut. Hasilnya juga tidak mesti berupa uang.

Dalam surah Al-Ahqaf berbunyi: “Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): “Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik” (QS : Al-Ahqaf : 20)

Manusia yang melalaikan rezeki dengan hanya bersenang-senang niscaya Allah akan memintai pertanggungjawabannya. Kemudian bagi mereka yang lalai akan mendapatkan balasan yang pedih dari Allah SWT. Oleh sebab itu saat aktivitas yang kita lakukan dalam menunggu buka puasa tidak berfaedah sama sekali lebih baik hindari supaya terjebak hanya ke dalam aktivitas yang melalaikan kita pada akhirat yang cuma bersenang-senang semata tanpa ada ikatan dan dasar agama di dalamnya.

Menghabiskan waktu menunggu berbuka dengan suatu yang hanya bersifat senang-senang tanpa manfaat tentunya kurang baik. Semua perilaku harus didasari oleh pertimbangan rasional.

Menurut islam Ramadan adalah kesempatan yang langka, sebab banyak tidak bisa merasakannya. Di bulan tersebut kita mendapat pahala yang berlipat ganda, ampunan, dan rahmat Allah yang tiada tara. Untuk itu aktivitas ngabuburit hendaknya senantiasa dihubungkan dengan target memperoleh banyak target . Ngabuburit yang tanpa makna hanya akan membunuh pahala ramadan yang belum tentu kita dapat menumuinya lagi di tahun depan.

Untuk anda yang ingin mengadakan acara ngabuburit, seperti makan bersama, atau acara religi, tapi tidak ingin repot melakukannya sendiri, anda bisa meminta bantuan dari para tenaga profesional jasa yang ada di halo jasa. Halo jasa adalah solusi tepat untuk permasalahan anda, anda bisa menemukan event organizer terbaik untuk kebutuhan anda.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top