Kehamilan

Membedakan Kontraksi Asli Dan Palsu

Membedakan Kontraksi Asli Dan Palsu

Ketika tanda-tanda kontraksi sudah mulai muncul, ibu hamil biasanya langsung merasakan sakit cukup besar di perutnya. Munculnya kontrasi bisa mengindikasikan bawa ibu hamil akan segera melahirkan. Namun, pada kenyataannya, tidak semua kontraksi yang dirasakan adalah pertanda bahwa janin akan segera keluar dari rahim ibu. Meski rasa sakit yang dirasa mungkin sama dengan tanda persalinan, namun hal tersebut bisa saja termasuk kontraksi palsu. Bagi ibu hamil terutama yang baru pertama kali, pasti cukup sulit mengetahui kontraksi palsu dengan yang asli. Maka dari itu, ada cara membedakan kontraksi asli dan palsu agar Anda tidak terkecoh.

Sponsor: dr rochelle skin expert

Kapan kontraksi dimulai?

Berbeda dengan kontraksi asli, pada kontraksi palsu (Braxton Hicks) terjadi akibat tubuh berusaha mempersiapkan diri atau melatih tubuh agar mudah menghadapi persalinan. Tetapi kontraksi ini bukanah pertanda bahwa persalinan akan berlangsung. Kontraksi palsu umumnya lebih sering terjadi pada awal kandungan memasuki usia trimester kedua. Sedangkan kontraksi asli lebih sering dialami pada usia kandungan di atas 37 minggu atau hampir mendekati trimester ketiga. Jika kontraksi asli terjadi kurang dari 37 minggu atau di bawah trimester ketiga, maka bayi yang akan dilahirkan bisa berdampak premature.

Bagaimana rasa yang dialami saat kontraksi palsu menyerang?

Kontraksi palsu biasanya dapat dirasaan pda bagian perut atau panggul. Kedua organ tersebut sering sering mengalami rasa kencang dan umumnya tidak disertai rasa sakit yang berlebihan dan hanya terjadi dengan singkat. Ada juga yang mengatakan bahwa kontraksi palsu bisa dirasakan seperti rasa kram pada perut yang ringan yang sama dengan masa menstruasi. Kontraksi palsu terjadi karena dinding serviks tidak menipis dan mulut rahim tidak terbuka. Sementara kontraksi asli membuat rahim terangsang dan berkontraksi karena tubuh sedang mengeluarkan hormon oksitosin. Berbeda dengan rasa sakit ringan yang terjadi pada kontraksi palsu, kontraksi asli jauh akan terasa sakit dan semakin lama akan meningkat, rahim akan mengencang dan bisa dimulai pada bagian perut kemudian ke punggung.

Lama waktu kontraksi adalah?

Kontraksi palsu biasanya terjadi kurang lebih 30-120 detik dan akan berhenti saat Anda melakukan aktifitas ringan seperti istirahat, berjalan, atau mengubah posisi. Sedangkan kontraksi asli dapat berlangsung selama 30-70 detik dan semakin lama rasa sakitnya akan terus meningkat. Kontraksi paslsu tidak memiliki interval waktu yang teratur sedangkan kontraksi asli mempunyai interval waktu yang reguler, serta jarak kemunculan kontraksinya semakin dekat dan sering. Kontraksi palsu juga tidak membutuhkan penangan yang serius dan wajar berbeda dengan kontraksi asli yang membutuhkan penanganan medis. Meskipun begitu, kedua kontraksi ini terkada sulit dibedakan, oleh karenannya lebih baik berkonsultasi dnegan dokter.

Cara membedakan kontraksi asli dan palsu:

Ada cara mudah untuk mengetahui atau membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi persalinan. Kontraksi palsu dapat terjadi meskipun tidak semua ibu hamil memiliki kondisi tubuh yang sama. Maka dari itu, sebaiknya kenali apa saja perbedaan antara kontraksi asli dengan kontraksi palsu.

1. Bedakan rasa kontraksi asli dan palsu. Kontraksi palsu biasanya terjadi dengan diawai tanda mulas tetapi tidak merasakan nyeri berlebih. Nyeri hanya muncul di arean perut atau atas rahim hingga ke bawah perut. Kontraksi asli terjadi pada bagian punggu sampai ke perut bagian bawah dan kada muncul rasa mulas.

2. Kontraksi palsu umumnya terjadi pada usia kehamilan memasuki trimester ke dua atau sekitar 20 minggu an. Kontraksi asli terjadi pada usia kandungan memasuki trimester akhir atau usia kandungannya antara 27 sampai 40 minggu.

3. Durasi kontraksi palsu berlangsung selama 20 detik hingga paling lama 2 menit. Kontraksi asli terjadi selama 30 sampai 60 detik dan makin lama kontraksima makin meningkat hingga menimbulkan rasa sakit yang teramat. Kontraksi asli akan semakin lama semakin kuat dan sakit di area rahim, sedangkan kontraksi palsu akan menghilang dengan sendirinya.

4. Langkah-langkah yang harus dilakukan selama kontraksi palsu berlangsung. Meski jarang menimbulkan rasa sakit, tetapi kontraksi palsu tetap dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil. Beberapa cara untuk mengatasinya bisa dengan:

  • Saat kontraksi mulai terasa, dan usia kehamilan masih di bawah trimester ketiga maka cobalah untuk mengubah posisi atau aktifitas Anda. Jika kontraksi palsu terjadi bisa lakukan jalan santai agar perut merasa nyaman kembali.
  • Kemudian, Anda bisa mencoba untuk melakukan mandi dengan air hangat untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks
  • Coba untuk meminum beberapa gelas air hangat untuk mencegah dehidrasi
  • Latihlagh relaksasi pernafasan, meskipun tidak membuat kontraksi hilang tetapi bermanfaat agar membantu mengatasi ketidak nyamanan. Lakukan Teknik relaksasi seperti mengambil nafas dalam-dalam yang dapat dipraktikkan dirumah untuk membantu mengembalikan rasa nyaman.
  • Anda juga bisa melakukan istirahan banyak atau memijat lembut perut untuk meredakan ketidak nyamanan selama kontraksi berlangsung.

Demikian yang bisa disampaikan seputar perbedaan cukup mudah ketahui antara kontraksi asli dan palsu. Sangat penting untuk Anda mengenali  perbedaan kedua kontraksi, terutama saat usia kehamilan telah memasuki trimester akhir. Jika Anda merasakan ketidak nyamanan atau mulai terjadi sesuatu yang dirasa tidak wajar, maka segera meminta pertolongan pada ahli medis.

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top