Entertainment

Inilah Sejarah Kisah Di Balik Lambang Zodiac

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Zodiak merupakan lambang waktu kelahiran seseorang. Di mana lambang tersebut berbentuk rasi bintang. Kita mengenal jumlah zodiac ada 12. Sering sekali yang membuat ramalah berdasarkan rasi bintang ini. Tapi sebenarnya dari manakah asal mula kemunculan 12 lambang zodiak tersebut? Konon ada sebuah mitologi dari sejarah keberadaan 12 zodiak tersebut. Supaya kamu nggak penasaran, penulis akan mengungkap sejarah kisah di balik lambang zodiak yang sudah kita kenal. Pada artikel ini penulis mengulas lima zodiac terlebih dulu. Yuk, disimak!

Sponsored: dr rochelle skin expert

  1. Aries (21 Maret – 19 April)

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Aries adalah zodiac pertama dalam jejeran rasi bintang. Aries dilambangkan dengan domba jantan. Konon katanya asal mula dari zodiak Aries ini sendiri berasal dari tokoh mitologi domba jantan yang mempunyai bulu emas yang dapat terbang, ialah Chrysomallus. Chrysomallus dikirim oleh Peri Awan, Nephele guna menyelamatkan kedua anaknya yang hendak dikorbankan ke para Dewa yakni Phrixus dan Helle.

Singkat cerita, Chrysomallus berhasil membawa kabur kedua anak Nephele namun sayangnya Helle jatuh dan meninggal. Lalu Chrysomallus mengantarkan Phrixus ke Colchis. Yaitu sebuah wilayah di Kaukasia Selatan. Sebagai ganti dari kebaikannya menyelamatkan Phrixus dan Helle, maka Chysomallus meminta Phrixus untuk menggantungkan bulu emasnya di semak belukar Dewa Perang Ares dan Chrysomallus terbang ke Surga untuk mengurbankan dirinya bagi para Dewa, atas tindakannya yang mengunggah ini Zeus kemudian memberikan Aries sebuah tempat di para bintang sebagai konstelasi Aries. Seperti itulah kisah dari domba jantan berbulu emas, Chrysomallus.

  1. Taurus (20 April – 20 Mei)

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Bisa dibilang Taurus adalah salah satu dari zodiak yang sejarah keberadaannya dapat dibilang cukup buruk.  Sebab bermula dari kisah perselingkuhan Zeus.

Suatu saat Zeus begitu tertarik dengan putri Phoenicia yang bernama Europa. Phoenicia merupakan nama untuk sebuah wilayah kuno di Timur Tengah. Ia lalu hadir di hadapan Europa dalam bentuk sebuah banteng putih nan mengagumkan. Europa yang tertarik kemudian mengelus dan menaiki banteng itu. Kemudian dia dibawa melintas Samudra ke sebuah wilayah Yunani kuno, yakni  Crete. Di tempat tersebut  Zeus berubah menjadi dirinya kembali dalam sebuah bentuk menyerupai elang. Lalu ia mencoba memperkosa Europa. Sebagai peringatan atas tindakan dan perselingkuhan Zeuas, Ia kemudian meletakkan lambang banteng di antara para bintang yang adalah Taurus.

  1. Gemini (21 Mei – 20 Juni)

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Kalau lebih banyak cerita asal mula mitologi dari berbagai zodiak sering menjadi perdebatan, maka sejarah keberadaan lambang rasi bintang Gemini begitu jelas. Berawal dari tokoh mitologi Yunani, yaitu Castor dan Pollux. Castor dan Pollux ialah saudara kakak beradik kembar yang mempunyai ibu yang sama yakni Leda. Tetapi dengan ayah yang berbeda. Castor dengan ayahnya Raja dari Sparta, Tyndarus, dan sebagai suami resmi dari Leda. Sedangkan Pollux merupakan anak dari Mahadewa Zeus dengan Leda. Pollux yang merupakan anak dewa adalah abadi sedangkan Castor tidak.

Kedua anak kembar ini tumbuh dengan  wajah tampan serta mempunyai sifat bertualang. Juga memiliki hubungan yang amat erat. Castor tumbuh dikenal sebagai penunggang kuda yang paling ternama, sedangkan di sisi lain Pollux tumbuh dikenal sebagai seseorang yang memiliki kekuatan luar biasa. Sayangnya Castor meninggal dalam perjalanan sebuah perperangan. Pollux yang abadi masuk ke keputusasaan yang sangat besar, dan dia tidak ingin hidup lagi tanpa saudara kembarnya. Lalu ia meminta ayahnya, Zeus, untuk mencabut keabadiannya dan membiarkan dirinya meninggal. Zeus tidak ingin Pollux meninggal dengan lebih baik membuat Castor jadi abadi dengan membuat keduanya, bersama-sama selamanya sebagai lambang zodiak kembar, Gemini. Itu mengapa ada dua orang di lambang Gemini.

  1. Cancer (21 Juni – 22 Juli)

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Cerita keberadaan dari Cancer yang berlambangkan kepiting ini berasal dari tugas kedua pahlawan ternama Hercules atau kadang dikenal pula sebagai Heracles. Di tugasnya itu dirinya diminta untuk membunuh seekor Lernaean Hydra. Yaitu seekor ular air dengan ratusan kepala.

Di daalam cerita tersebut, Hercules mengalami kesulitan saat melawan Lernaean Hydra. Melihat hal ini, Dewi Hera yang sebagai salah satu musuh Hercules memberi perintah pada seekor kepiting raksasa agar membantu Hydra tersebut. Kemudian kepiting tersebut menusukkan capitnya ke kaki sang pahlawan. Merasakan rasa sakit yang luar biasa, Hercules dengan marahnya menghancurkan kepiting tersebut hanya dengan kakinya sebelum ia mengalahkan Lernaean Hydra. Sebab Hera merasa bangga dengan perbuatan si kepiting, ia kemudian menempatkan kepiting tersebut di kalangan bintang sebagai rasi bintang Cancer.

  1. Leo (23 Juli – 22 Agustus)

sejarah kisah di balik lambang zodiac

Banyak sekali yang beredar mengenai kisah asal mula keberadaan zodiak Leo. Tetapi yang paling terkenal ialah cerita Singa Nemean dalam 12 Rintangan Hercules. Pada rintangan paling pertama, Hercules harus melawan seekor singa bernama Nemean. Singa Nemean ini sendiri adalah seekor singa yang memiliki bulu berwarna emas dan memiliki kulit yang kebal dengan senjata apapun. Dalam salah satu kisah perlawanan Hercules dengan Singa tersebut, dikisahkan bahwa Hercules berhasil membunuh Singa dengan mencekik hingga mati.

Hercules kemudian menggunakan cakar dari Singa Nemean itu guna merobek kulitnya dan menggunakan bulunya di pakaiannya. Atas pertarungan megahnya, Zeus kemudian memberikan Singa Nemean itu salah satu tempat di rasi bintang sebagai konstelasi Leo.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top