Pindah2

Sindrom Tungkai Gelisah Yang Mengurangi Ketenangan Tidur Anda

tungkai

Sindrom tungkai gelisah
sindrom tungkai gelisah adalah salah satu dari 99 macam gangguan tidur. Sayangnya gangguan ini kebanyakan tak terdiagnosa sehingga keluhannya terus bertambah hebat. Di samping insomnia, gangguan tidur ini pun dapat sering terjadi dan memiliki istilah lain restless legs syndromei (RLS) ataupun yang disebut dengan tungkai gelisah.

Gangguan ini terjadi dalam kurun waktu di malam hari saat seorang akan beranjak tidur. Kondisi ini akan membuat penderita susah tidur. Penderita biasanya akan mengalami rasa yang tidak nyaman pada salah satu kaki ataupun keduanya. Di setiap keluhannya berbeda-beda, namun yang merasa pegal, sakit, nyeri, ngilu, gatal, dan juga kesemutan semua sepakat berada merambat di sekitar kaki.

Keadaan tak nyaman tersebut merupakan ciri khas dari penyakit RLS. Di saat akan tertidur pasien mengalami rasa yang tidak enak di kaki yang membuatnya harus menggerak-gerakkan kakinya terlebih dahulu. Setelah merasakan rasa nyaman , biasanya tak berlangsung lama rasa nyaman ini, karena rasa tak nyaman di kaki akan kembali lagi. Begitu secara berulang.

Di saat penderita sudah tidur, biasanya kaki akan bergerak setiap 8-10 detik. Dan tiap kali kaki bergerak, membuat penderita akan terseadar, walaupun tak sampai terjaga.

Sindrom Tungkai Gelisah

Kebanyakan menyerang wanita

Penelitian terhadap gangguan RLS ini di indonesia belum ada. Namun kejadian di luar negeri, seperti australia dan juga singapura, gangguan ini telah diteliti sejak lama dan dialami sebanyak 5% dari seluruh jumlah penduduknya.

Dari jumlah itu, penderita gangguan RLS kebanyakan adalah wanita muda ataupun wanita hamil yang kekurangan vitamin B12 dan juga zat besi. Kondisi kekurangan zat besi ini serta vitamin B12 hampir selalu dialami wanita pada umumnya.

Kekurangan zat besi ini lantaran setiap wanita mengalami fase menstruasi, hal itu menyebabkan darah yang keluar setiap bulan secara tidak langsung memengaruhi kadar jumlah zat besi dalam tubuh. Disamping itu pula hal ini dapat menyebabkan gangguan lain, seperti kekurangan zat yang dapat membuat wanita anemia. Anemia ditandai dengan wajah yang pucat, mudah letih, mata berkunang saat berdiri dari keadaan duduk, dan malas untuk bekerja.

Pemenuhan dari kebutuhan zat besi itu dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat besinya, seperti ikan, daging, telur, hati dan juga susu. Sayuran juga dibutuhkan seperti bayam, dan daun singkong. Syndrom ini rentan terhadap orang yang berusia lanjut.

Produktivitas Kerja Menurun

Akibat sering kali tersadar di waktu tidur, selain membuat waktu tidurnya terpotong, kualitas tidur akan menjadi kurang baik. Di pagi hari sehabis bangun tidur, tubuh tidak bugar melainkan merasa letih. Kondisi ini membuat aktivitas mereka terganggu di pagi harinya dan tidak bekerja secara optimal. Karena mengantuk dan juga tubuh kurang bugar, maka tidak dapat maksimal dalam bekerja.

Dampak lain daripada penyakit ini adalah memicu depresi. Karena waktu tidur yang kurang dalam jangka waktu panjang semua aktivitas jelas akan terganggu dan hal inilah yang dapat memicu munculnya depresi.

Untuk meringankan gangguan ini sebaiknya lakukan cara sederhana seperti

  • Pemijatan kaki menjelang tidur
  • Rendam kaki menggunakan air hangat
  • Mengkompres kaki dengan air hangat maupun dingin
  • Mengenakan kaos kaki ketat
  • Atur jadwal tidur teratur
  • Untuk melancarkan darah, perlu olahraga teratur
  • Lakukanlah pengobatan komplementer, seperti akupuntur, yoga dan lain sebagainya.
  • Selain pengobatan tersebut anda juga dapat mengkonsumsi suplemen yang dilaporkan mampu untuk meminimalisir gangguan yaitu zat besi dan juga asam folat.

Uraian sinkat dari sindrom tungkai gelisah kiranya mampu menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda. Tetap jaga kesehehatan.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top