Bunda & Anak

Menghindari pelecehan seksual pada anak dengan pendidikan seks sejak dini

Menghindari pelecehan seksual pada anak

Menghindari Pelecehan Seksual Pada Anak – Akhir-akhir ini seringkali pemberitaan mengenai pelecehan seksual yang terjadi pada anak-anak di media televisi maupun media cetak. Tidak hanya anak-anak yang berusia mengijak remaja saja yang mejadi korbanya, namun rupanya para pelaku kejahatan seksual pada anak-anak ini juga mengincar anak-anak yang masih balita hingga SD sebagai korban nafsu bejatnya. Hal ini dikarenakan balita dan juga anak-anak yang masih SD sangat mudah sekali dibujuk dan diperdaya oleh pelaku. Sebagai orang tua tentu saja kita ingin menghindari pelecehan seksual pada anak kita, apapun caranya akan kita lakukan demi menjaga anak-anak kita. Mungkin sebagai orang tua kita bisa memperketat pengawasan kita kepada anak-anak kita. Namun bagaimanapun juga kita tidak bisa mengawasi mereka 24 jam penuh terlebih bagi mereka para orang tua yang harus bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Oleh karena itu memberikan pendidikan seks sejak dini kepada anak-anak kita merupakan salah satu solusi agar anak-anak kita terhindar dari bahaya pelecehan seksual. Ketika anak-anak kita memahami hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh orang lain terhadap organ-organ seksual mereka, maka mereka akan awas diri dan secara reflek tidak membiarkan orang lain menyentuhnya.

Sponsored: cream pemutih wajah

Menghindari pelecehan seksual pada anak

  • Pendidikan seks bukanlah hal yang tabu

Banyak para orang tua yang masih saja memandang membahas mengenai organ-organ seksual kepada anak-anak yang masih balita hingga SD merupakan hal yang tabu. Bahkan ada pula yang masih menganggap tabu membicarakan mengenai organ seksual kepada anaknya yang sudah beranjak remaja. Salah satu contoh yag sering kita temui adalah ketika anak kita bertanya, “Bu, kenapa laki-laki tidak boleh menyentuh dada wanita?” seringkali kita mendengar jawaban dari orang tua, “Nanti kamu akan tahu sendiri kalau sudah dewasa”. Jawaban tersebut sama sekali tidak membantu.

  • Jelaskan pengetahuan seksual dengan bahasa pendidikan dan sesuai dengan usia anak kita

Pada dasarnya anak-anak adalah masa dimana rasa ingin tahu nya sangat luar biasa. Mereka akan menanyankan segala yang ingin mereka ketahui termasuk tentang seksual. Oleh karena itu sebagai orang tua yang bijak, ada baiknya kita menjawab pertanyaan mereka dengan bahasa pendidikan dan sesuai usia mereka, misalnya untuk menjawab mengapa laki-laki tidak boleh menyentu dada dan kemaluan wanita? Kita bisa menjawabnya sebagai berikut, “Nak, laki-laki dan perempuan diciptakan berbeda. Memiliki tubuh yang berbeda salah satunya dada wanita lebih besar dari laki-laki. Selain itu baik-laki-laki dan wanita memiliki bagian-bagian tubuh yang tidak boleh ditunjukkan ke orang lain yakni bagi wanita adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan muka sedangkan bagi laki-laki adalah bagian bawah pusar hingga lutut. Apabila ditunjukkan ke orang lain maka dia akan merasa malu. Begitu pula tidak hanya tidak boleh ditunjukkan namun juga tidak boleh disentuh oleh orang lain”.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top