Kehamilan

Kebiasaan Ibu Hamil Buat Bayi Cerdas

Kebiasaan Ibu Hamil Buat Bayi Cerdas

Memiliki buah hati yang sehat merupakan dambaan setiap pasangan, terutama kebanggan bagi ibu. Memiliki bayi yang sehat dan cerdas, dapat dimiliki asalkan kebutuhan yang seharusnya disiapkan untuk tumbuh kembangnya dapat terpenuhi. Ketika masa kehamilan tiba, banyak ibu yang bertanya tentang reseb membuat buah hatinya kelak menjadi anak yang cerdas dan pandai. Untuk mendapatkan anak yang cerdas sebenarnya bukan hal yang sulit. Hal itu bisa dimulai dari kebiasaan ibu hamil buat bayi cerdas.

Sponsor: dr rochelle skin expert

Tentu, dengan memberikan sumber gizi dan juga meransang otaknya lebih aktif sehingga kelak menjadi anak yang cerdas. Ketika berada dalam kandungan, ibu hamil juga harus rajin memenuhi kebutuhan nutrisi dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung nutrisi lengkap yang tinggi dan dibutuhkan oleh bayi. Selain itu bayi yang cerdas juga dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan yang dilakukan oleh sang ibu ketika dalam proses kehamilan. Berikut ini beberapa kebiasaan ibu hamil yang membuat bayi cerdas diantaranya sebagai berikut :

1. Memperdengarkan musik klasik

Mendengarkan musik klasik dapat memberikan ketenangan dan kedamaian pada ibu hamil. Jika fikiran dan perasaan ibu hamil tenang maka bayi yang ada dalam kandungannya pun akan merasakan hal yang sama karena keduanya saling berhubungan satu sama lain. Selain itu dengan mendengarkan musik klasik dapat bermanfaat mencerdaskan bayi dan juga mempengaruhi kemampuan berbahasa pada bayi besok saat dilahirkan. Menurut Dr. Brent Logan, penulis Learning Before Birth: Every Child Deserves Gifttedness, mengunkapkan jika ibu mengajak bayi atau janin mendengarkan musik ternyata mampu membantu perkembangan detak jantung dan fisiknya. Janin telah mampu mengenali dentuman hingga pola musik didalam otak mereka. Didalam bukuny, Logan mengungkap bahwa manfaat musik bagi janin adalah membantu ia mudah belajar sejak dini, membuatnya mudah menikmati lagu, mengajarkan bayi mudah berkomunikasi, dan mendorong bayi agar mudah bergerak.

2. Stimulasi dengan sentuhan

Usia kehamilan yang menginjak 8 minggu biasanya bayi dalam kandungan akan mulai aktif bergerak dengan memberikan respon kecil seperti menendang, menggrauk dan sebagainya. Ketika bayi dalam kandungan memberikan respon gerakan ada baiknya Anda sebagai ibu juga memberikan respon yang sama berupa sentuhan maupun usapan lembut pada perut Anda. Dengan sentuhan atau usapan yang Anda berikan merupakan jawaban atas pergerakan yang dilakukan oleh bayi dalam kandungan Anda. Hal ini dapat membuat rileks, menurunkan detak jantung, serta membatasi gerakan-gerakan yang diberikan oleh bayi. Seperti kita ketahui, bayi dalam kandungan mampu mendengar dan merespon. Janin juga mampu beberapa hal sesuai tahapan usianny misalnya pada usia 9 minggu, janin mampu mendengar suara keras termasuk suara dari ibunya yang sedang bersin. Dengan respon yang baik, maka saat sang ibu bersin, bayi bisa mengalami gerakan seperti terkejut. Sementara menurut psikolog klinik bernama Veronica Adesla, bayi atau janin mampu merasakan perasaan tak nyaman karena ibu menolak kehadirannya. Dan saat lahir, bisa mempengaruhi emosi dan psikologisnya sehingga mudah menjadi pribadi minder, rendah diri atau masalah emosional. Selain dua hal tesebut, bayi dalam kandungan bisa juga merasakan stress, merasakan makanan, tertawa atau cegukkan.

3. Berjemur di pagi hari

Menurut anjuran dari oara ahli kandungan, ibu hamil memerlukan sinar matahari sebagai suplemen yang baik untuk kesehatan. Pasalnya, berjemur di bawah matahari pada waktu matahari mulai terbit atau antara pukul 7 hingga jam 9 pagi adalah waktu paling sehat untuk kesehatan. Berjemur serta berjalan-jalan pada pagi hari saat matahari baru muncul sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan juga bayi yang ada dalam kandungannya. Sinar matahari pagi kaya akan vitamin D yang dapat membuat badan ibu hamil menjadi sehat dan bugar serta dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi serta membantu pertumbuhan tulang. Sementara menurut penelitian pediatrics yang melibatkan sekiatr 2000 calon ibu di belahan dunia, menunjukkan adanya dampak positif sinar matahari dengan perkembangan kecerdasan bayi. Pada jurnal dijelaskan adanya korelasi positif antara vitamin D yang masuk pada trisemester pertama dan kedua, yaitu menunjukkan bahwa sinar matahari mampu meningkatkan mental sekaligus membuat sel motorik bayi menjadi berkembang dengan baik. Imbasnya, janin dalam kandungan memiliki nilai IQ yang tinggi ketika ia berada pada usia sekolah. Sementara ibu hamil yang kekurangan vitamin D, justru rentan memiliki anak dengan nilai IQ kurang. Jadi sinar matahari pagi sangat berperan aktif dalam meningkatkan kecerdasan bayi.

4. Berfikir positif

Bagi ibu hamil selalu berfikir positif akan membuat fikiran ibu menjadi rileks dan tenang. Selain dapat bermanfaat bagi ibu hamil berfikir positif juga bermanfaat bagi bayi yang ada dalam kandungannya. Karena apa yang sedang ibu fikirkan juga mempengaruhi bayi yang ada dalam kandungannya. Untuk itu bagi ibu hamil disarankan selalu berpikir positif atas apa yang ia alami dan rasakan. Anda juga bisa lakukan kebiasaan baik seperti membaca buku di malam hari untuk meningkatkan kekuatan otak dalam menyerap informasi. Membaca buku di malam hari juga mampu meningkatkan hormon sehingga membuat kinerja otak janin jadi meningkat.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top