Herbal Alami

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk dengan Herbal

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk dengan Herbal

Nyamuk memang salah satu hewan penggigit yang banyak berkembang di negara tropis seperti Indonesia. Lingkungan kita memang menyediakan kondisi yang membuat nyamuk berkembang biak dengan cepat. Beberapa nyamuk berbahaya seperti anopheles penyebab malaria dan nyamuak aides aegypti memang menjadi ancaman yang serius. Dan beberapa nyamuk tergolong jenis nyamuk biasa yang sering menggigit dan menghisap darah. Saat terkena gigitan nyamuk maka akan meninggalkan bekas merah pada kulit. Terkadang juga rasa gatal yang bisa menyebabkan bengkak pada bekas gigitan. Berikut ini beberapa tips cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan bahan herbal. Simak ulasan berikut ini.

Sponsor: kezia skin expert

1. Serai

Serai sebenarnya termasuk tumbuhan semak dengan aroma yang sangat kuat. Karena itu serai sering digunakan sebagai bahan penambah aroma untuk berbagai masakan. Tanaman hijau ini memancarkan aroma yang sangat kuat ketika bagian ujung tunasnya di kelupas. Anda bisa mencoba untuk mengupas bagian bawah tunas serai kemudian sedikit dipukul. Cairan yang keluar bisa digunakan untuk mengolesi bagian yang digigit nyamuk. Jika Anda mengembangkan tanaman serai di halaman rumah, maka tanaman ini juga bisa membantu mencegah perkembangan nyamuk di rumah Anda. Nyamuk tidak suka dengan aroma serai yang terlalu menyengat.

2. Lavender atau minyak lavender

Minyak lavender merupakan minyak atsiri alami yang dihasilkan dari tanaman lavender. Anda bisa mencoba menggunakan minyak lavender untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Caranya sangat mudah karena minyak bisa dioleskan secara langsung. Kemudian Anda juga bisa menjadikan tanaman lavender sebagai tanaman pengusir nyamuk. Minyak atisiri dari lavender bisa membantu menenangkan karena aroma yang sangat lembut. Jika Anda tidak memiliki minyak lavender maka Anda bisa mencoba menggunakan batang dari lavender untuk dioleskan pada bagian kulit yang digigit nyamuk.

3. Tanaman mint

Anda juga bisa mencoba menggunakan daun mint untuk mencegah agar gigitan nyamuk tidak bengkak. Aroma daun mint yang sangat segar akan membuat nyamuk tidak suka menggigit kulit. Bahkan kandungan senyawa alami dalam daun mint bisa bekerja untuk mencegah peradangan pada bagian kulit yang terkena gigitan nyamuk. Jika Anda memiliki lingkungan yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini maka Anda bisa mencoba menanamnya. Daun mint juga bisa menjadi tambahan bumbu memasak atau memberi aroma pada jus Anda.

4. Kemangi

Kemangi sama seperti tanaman mint karena memiliki aroma yang sangat kuat. Ketika Anda menggosok daun mint dengan tangan maka aroma kuat dan rasa sedikit panas akan muncul. Kandungan senyawa alami seperti minyak atsiri dalam daun kemangi bisa bermanfaat untuk mengusir nyamuk. Anda juga bisa mencoba mengoleskan daun kemangi yang sudah dihaluskan pada bagian yang terkena gigitan nyamuk. Tanaman ini sangat mudah ditumbuhkan hanya dengan menabur bijinya ditanah dan tanaman mudah tumbuh dengan pengairan yang cukup.

Ternyata mencegah perkembangan nyamuk dalam rumah memang bisa dilakukan dengan bahan herbal. Begitu pula dengan mengobati pembengkakan akibat gigitan nyamuk pada kulit Anda. Selain itu juga penting untuk menjaga kondisi lingkungan yang bersih agar tidak dijadikan sarang nyamuk.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top