Parenting

Perasaan Anak Autis yang Wajib Diperhatikan Orang Tua

perasaan anak autis wajib diperhatikan orang tua

Merawat seorang anak yang terkena autis memang tidak mudah. Ada banyak kendala yang terkadang membuat orang tua merasa panik dan ingin menyerah. Anak autis membutuhkan perhatian yang lebih besar. Mereka sering memiliki lingkungan yang sulit untuk diterima. Kemudian karena berbeda terkadang anak autis juga tidak memiliki banyak teman.

Sponsorperawatan wajah terbaik

Memberi perhatian dengan cara yang tepat bisa membantu anak autis mendapatkan lingkungan yang lebih baik. Bahkan bisa membuat anak autis bisa hidup normal saat sudah dewasa. Orang tua sebenarnya harus memperhatikan mental anak autis. Dibawah ini adalah beberapa perasaan anak autis wajib diperhatikan orang tua.

perasaan anak autis wajib diperhatikan orang tua

Sumber: borepanda.com

  1. Terkadang masih merasa menjadi anak-anak

Salah satu sikap yang sering dilakukan anak autis adalah bersikap seperti anak-anak. Kondisi ini terkadang bertahan hingga dewasa sehingga sulit untuk dipahami oleh orang tua. Tapi orang tua harus melihat bahwa memang anak autis memiliki perasaan tersebut. Mereka merasa bahwa dunia mereka lain dan hanya dimengerti oleh mereka sendiri. Kemudian ketika orang tua memahami ini maka anak autis bisa merasa lebih nyaman dan tenang.

  1. Terkadang indra anak tidak sinkron

Salah satu hal yang membuat anak autis bertindak tidak normal adalah karena indra yang tidak sinkron. Mereka seperti mendengar suara yang sangat keras sehingga menyebabkan reflek yang sangat besar. Lalu mereka juga bisa merasa seperti tidak nyaman dan kemudian mereka  berusaha untuk bertindak kasar. Bahkan indra penciuman anak autis bisa menjadi lebih tajam sehingga mereka bisa muntah atau tidak nyaman dengan aroma makanan. Jadi sikap ini harus diperhatikan oleh orang tua.

  1. Sulit membuat keputusan

Ketika Anda memberi pilihan kepada anak autis maka mereka membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuat keputusan. Pada dasarnya anak autis bukan tidak bisa membuat keputusan. Mereka  memiliki pertimbangan yang lebih banyak dibandingkan anak yang normal. Mereka juga mudah merasa bingung sehingga sulit untuk memilih. Ketika menghadapi seperti ini maka orang tua harus memberi banyak waktu dan penjelasan yang mudah diterima oleh anak yang autis. Anda juga bisa belajar untuk mendorong anak autis membuat keputusan sendiri.

  1. Anak autis berpikir lebih keras

Dibandingkan anak-anak yang normal maka anak autis sebenarnya berpikir lebih keras. Mereka berusaha untuk berpikit karena tidak bisa mengendalikan keputusan dengan baik. Ketika mereka sedang melakukan aktifitas maka mereka juga bisa memikirkan hal lain. Karena itu terkadang anak autis bisa bergerak lebih banyak. Mereka membutuhkan gerakan untuk menjaga pikiran yang terus berjalan dan sulit untuk dikendalikan.

  1. Lebih mudah memahami visual

Ketika Anda memberi perintah atau meminta sesuatu pada anak autis mereka sulit untuk mengerti. Pada dasarnya anak autis lebih paham secara visual dibandingkan perkataan. Jadi orang tua bisa menunjukkan benda, memberi gambaran yang jelas dari sebuah perintah dan menunggu anak autis hingga paham. Anak autis memang lebih memiliki pemahaman visual yang lebih baik sehingga mereka menyukai komunikasi dengan cara seperti itu.

Jadi itulah beberapa perasaan anak autis yang harus dimengerti oleh orang tua maupun guru di sekolah. Semua perasaan ini bisa membantu orang tua untuk mengasuh dan mendidik anak autis.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top