Info Dokter

Mengenali Gejala Vertigo Dan Pertolongan Pertamanya

Mengenali Gejala Vertigo Dan Pertolongan Pertamanya

Vertigo merupakan suatu gejala dengan sensasi yang hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri. Biasanya orang yang mengalami Vertigo akan merasa bahwa sekelilingnya terasa berputar secara tiba-tiba. Dalam beberapa gejala ada yang termasuk vertigo ringan dan ada yang parah, sehingga ketika vertigo menyerang akan menghambat aktivitas. Karena itu, penting untuk mengenali gejala vertigo dan pertolongan pertamanya.

Ketika vertigo menyerang, maka gejala yang dirasakan orang bisa saja berbeda, mulai dari pusing dan mual ringan yang masih bisa dipakai untuk beraktivitas. Lalu, jika tidak segera diatasi maka kemudian akan semakin parah, dan pulihnya pun bisa cukup lama. Serangan yang termasuk parah bisa mengakibatkan penderita tidak dapat beraktivitas dengan normal.

Masyarakat awam banyak yang belum mengenal vertigo dengan baik. Ada sebagian masyarakat yang menganggap vertigo sebagai pusing biasa, atau ada juga yang menyebut sebagai jenis sakit kepala puyeng karena sekeliling yang berputar-putar. Padahal, vertigo dan pusing atau puyeng adalah hal yang berbeda. Jika vertigo menyerang maka keadaan di sekitar akan berputar-putar. Sensasi berputar-putar ini bisa berlangsung singkat hanya beberapa saat saja, atau bahkan beberapa hari.

mengenali gejala vertigo dan pertolongan pertamanya

Sponsored: Halojasa

Yang paling membahayakan adalah ketika vertigo menyerang, lalu penderita sedang berkendara, atau melakukan aktivitas lainnya. Karena pada saat seseorang mengalami vertigo, ia akan kehilangan keseimbangannya sehingga akan sangat sulit untuk dapat berdiri tegak.

Jika vertigo sudah cukup parah dan berlangsung lama, maka penderitanya bisa mengalami mual-mual dan juga muntah.

Lalu apa penyebab vertigo?

  • Vertigo disebabkan oleh perubahan posisi atau gerakan kepala yang tiba-tiba atau disebut sebagai BPPV yaitu Benign Paroxysmal Positional Vertigo. Gerakan tiba-tiba yang terlalu cepat, misalnya seusai jongkok lalu langsung berdiri dengan cepat, atau gerakan-gerakan cepat lainnya, bisa menjadi penyebab utama vertigo.
  • Meniere adalah gangguan telinga bagian dalam yang disebabkan oleh penumpukan cairan di telinga. Ketika vertigo menyerang maka bisa bersamaan dengan telinga yang berdenging (tinnitus) sehingga kemudian akan mengakibatkan gangguan pendengaran.
  • Trauma atau luka di kepala, operasi pada telinga, atau bahkan istirahat tidur yang terlalu lama.
  • Neuritis vestibular atau Ini adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam sekitar saraf. Peradangan pada labirin akan membuat labirin menyampaikan sinyal yang terganggu pada otak sehingga informasi pada telinga dan mata pun berputar-putar dan kemudian berubah menjadi vertigo yang sangat memusingkan. Labirinitis adalah organ yang mengendalikan keseimbangan tubuh.
  • Migrain atau sakit kepala sebelah jika tidak segera diatasi juga bisa menyebabkan vertigo. Kepala bagian depan yang berdenyut kencang atau di salah satu sisi kepala, maka lama-lama bisa menimbulkan keringat dingin, dan mual.

Jadi, ketika vertigo menyerang maka segeralah mencari pertolongan pertama, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah diam dan carilah pegangan, agar tubuh tidak oleng dan jatuh. Jika sedang berkendara, lebih baik segera menepi dan turun dari kendaraan

Itu adalah beberapa hal yang menjadi penyebab dari vertigo. Sesungguhnya, vertigo bisa dicegah agar tidak terjadi lebih parah. Selain berkonsultasi dengan dokter atau ahli terapi, juga bisa melakukan sejumlah cara untuk melakukan pertolongan pertama atau mencegah gejala-gejala-gejalanya, caranya adalah:

  • Jangan melakukan gerakan tubuh khususnya kepala yang terlalu tiba-tiba dan sebisa mungkin perlahan-lahan dalam melakukan kegiatan rutin sehari-hari.
  • Segera cari tempat duduk, dan duduklah dengan baik jika vertigo menyerang.
  • Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala kamu lebih tinggi pada saat tidur.
  • Hindari gerakan kepala terlalu sering mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk ketika badan sedang tidak fit.
  • Kelola emosi agar tidak terlalu stress atau cemas.
  • Di pagi hari bangunlah perlahan-lahan, duduklah terlebih dahulu dan bersantai sebelum berdiri.
  • Kenalilah pemicu vertigo kamu dan lakukan latihan yang dapat memicunya. Otakmu akan menjadi terbiasa dan bisa menurunkan frekuensi kambuhnya vertigo. Jangan lakukan latihan ini sendirian, tetapi mintalah untuk ditemani orang lain.
  • Selain dengan cara-cara yang lebih pada hal fisik, kamu juga perlu membatasi konsumsi makanan rendah garam (apalagi jika sudah punya riwayat hipertensi dan meniere).

Selain dengan pertolongan pertama dan mencegah agar vertigo tidak menyerang kembali, maka hal lain adalah dengan melakukan pengobatan, jika vertigo sudah cukup parah.

Karena vertigo bukan penyakit, jadi sebagian kasus vertigo bisa sembuh tanpa pengobatan. Tetapi itu semua juga tergantung bagaimana cara mengatasi vertigo itu sendiri.

Vertigo yang membutuhkan langkah pengobatan khusus, diantaranya adalah :

  • Manuver Epley untuk menangani BBPV. Manuver reposisi kanalit. Pedoman dari American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan khusus untuk kepala dan tubuh dalam rangka menangani BPPV. Gerakan yang dilakukan untuk memindahkan deposit kalsium keluar dari kanal ke dalam ruang telinga bagian dalam sehingga dapat diserap oleh tubuh. Kamu akan dipandu oleh dokter atau ahli terapi fisik untuk melakukan gerakan manuver ini. Gerakannya aman dan efektif untuk mengobati vertigo.
  • Minum obat, seperti prochlorperazine dan antihistamin yang lebih sering ditujukan untuk meredam mual dan muntah. Meskipun namanya obat vertigo, namun penderita vertigo harus sabar, karena efektifnya perlu proses. Jika vertigonya sudah cukup parah sehingga dapat menyebabkan infeksi dan peradangan maka akan diberikan antibiotik atau steroid. Jika vertigo disebabkan oleh meniere maka biasanya akan diberikan obat diuretik (pil air) untuk mengurangi tekanan akibat penumpukan cairan.
  • Terapi rehabilitasi vestibular yang ditujukan untuk membantu otak agar dapat beradaptasi dengan sinyal membingungkan dari telinga yang menjadi penyebab vertigo, sehingga frekuensinya dapat berkurang.
  • Rehabilitasi vestibular. Ini adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi dari sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehabilitasi vestibular lebih banyak disarankan untuk orang yang sudah terlalu sering mendapatkan serangan vertigo.
  • Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk vertigo.

Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, maka salah satu cara yang dilakukan adalah dengan operasi.

Hal-hal di atas adalah cara mengenali vertigo dan cara pencegahan dan pengobatannya. Jika sudah mengalami vertigo maka lakukan perawatan dan konsultasikan dengan dokter. Dengan begitu, kamu pun dapat memastikan bahwa tidak akan terjadi komplikasi lain yang timbul. Kenali beberapa makanan yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi oleh penderita vertigo pada dokter. Jika memerlukan terapi fisik, kamu bisa menghubungi ahli fisioterapi di halojasa. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? So.., stay healthy!

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top