Info Dokter

Mengenal Berbagai Pemanis Buatan dan Dampaknya Bagi Tubuh

Pemanis Buatan dan Dampaknya Bagi Tubuh

Pemanis Buatan dan Dampaknya Bagi Tubuh – Sudahkah anda mengenal berbagai pemanis buatan dan dampaknya bagi tubuh kita? zaman ini sudah memasuki zaman modern, baik teknologi, ilmu pengetahuan bahkan hingga makanan dan minuman pun seiring berjalannya waktu akan bergeser mengikuti perkembangan zaman. Bila kita di zaman dulu masih menjumpai jajanan seperti nagasari, klepon, dan gethuk, mungkin di zaman sekarang jajanan-jajanan tersebut sudah sangat jarang kita jumpai lagi. Terlebih lagi bagi anak-anak kita yang bisa jadi tidak pernah merasakan jajanan yang sangat populer di masa lalu ini. Kini belantika jajanan telah banyak sekali bergeser menjadi makanan-makanan modern. Permen, kue, tart, dan lain sebagainya menguasai pasaran jajanan mulai dari pasar tradisional hingga cafe-cafe.

Sponsored: cream pemutih wajah

Pemanis Buatan dan Dampaknya Bagi Tubuh

Besarnya permintaan akan berbagai makanan dan minuman yang memiliki varian rasa manis membuat banyak produsen makanan dan minuman mengganti bahan-bahan pemanis alami seperti gula dan madu pada produk makanan dan minuman yang mereka buat dengan bahan-bahan pemanis buatan atau sintetis. Alasannya tentu beragam namun yang jelas untuk menekan biaya yang mereka butuhkan dalam memproduksi makanan dan minuman tersebut. Karena semakin besar biaya yang mereka keluarkan untuk memproduksi makanan dan minuman tersebut maka semakin mahal pula harga makanan dan minuman mereka. Padahal persaingan antar produsen makanan dan minuman di luar sana sangatlah ketat. Berbeda seper-sekian rupiah saja akan mampu membuat konsumen mereka berpindah ke lain toko, tentunya hal ini tidak diinginkan oleh produsen makanan dan minuman manapun. Dengan menggunakan pemanis buatan yang secara harga lebih murah dibandingkan dengan gula atau madu maka mereka akan mampu menjual produk makanan dan minuman yang lebih murah dan tentu saja keuntungan yang mereka dapatkan akan jauh lebih besar.

Pertanyaannya apakah mereka pernah memikirkan dampak kesehatan bagi konsumen yang mengkonsumsi makanan dan minuman mereka? Bisa jadi iya dan bisa jadi tidak. Kitalah yang harus mawas diri untuk menjaga diri kita dari dampak pemanis buatan. Karena bila kita mengubah atau melarang penggunaan bahan pemanis buatan ini pada produsen-produsen makanan dan minuman tentulah mustahil. Namun bukan hal mustahil bila obyek yang di ubah adalah diri kita sendiri. Tentu kita sebagai orang tua tidak mau anak-anak kita baik di sekolah maupun di luar rumah mengkonsumsi makanan dan minuman sembarangan dan berujung pada sakit. Bukan cuma kita harus mengeluarkan biaya untuk pengobatan putra putri kita namun tentu saja kita tidak akan pernah tega melihat putra dan putri kita terbaring sakit.

Tak ingin kecurian dan anak kita tiba-tiba menjadi sakit akibat makanan dan minuman yang mereka beli dan makan di luar rumah maka mulai sekarang anda harus memperhatikan betul komposisi bahan-bahan yang terkandung dalam makanan dan minuman sebelum memberikannya kepada putra dan putri anda untuk dikonsumsi. Selain itu pastikan pula anda mengenal berbagai pemanis buatan agar tidak mudah tertipu dengan kemasan makanan yang terlihat begitu menggiurkan. Berikut ini berbagai jenis pemanis buatan serta dampak bahayanya bagi tubuh manusia, antara lain :

  1. Aspartam

Aspartam merupakan salah satu jenis pemanis buatan tanpa kalori. Dikatakan pemanis buatan atau sintetis dikarenakan aspartam tidak terbuat dari bahan-bahan alami melainkan dari zat-zat kimia. Di dalam ilmu kimia pemanis buatan ini dikenal sebagai bentuk metil ester dari dipeptida.

Aspartam sejak tahun 1981 dinyatakan layak digunakan sebagai bahan aditif pada makanan dan minuman oleh FDA. Meskipun hingga kini selama 19 tahun telah dilakukan penelitian sebanyak 26 kali untuk menguji apakah aspartam ini benar-benar layak konsumsi mengingat bahan ini mengandung sejumlah bahaya. Namun FDA hingga kini tidak pernah mengubah keputusannya.

Banyak sekali penelitian yang menyatakan bahwa jumlah zat aspartam yang boleh dikonsumsi oleh tubuh hanya sebesar 40mg/kg berat badan. Bahkan penelitian selainnya mengungkapkan bahwa zat ini memiliki hubungan dengan gejala kanker. Meski demikian hingga kini aspartam masih digunakan secara masif di industri-industri makanan dan minuman.

  1. Sukralosa

Sukralosa merupakan salah satu jenis pemanis buatan tanpa kalori. Sama seperti aspartam bahwa sukraosa dikatakan sebagai pemanis sintetis karena terbuat bukan dari bahan-bahan alami melainkan zat-zat kimia. Zat pemanis sukralosa yang paling terkenal adalah merk Splenda. Pemanis ini telah mendapat izin dari U.S. Foode and Drug Administration, The Joint Food and Agriculture Organization/ World Health Organization Expert Committee on Food Additives dan The Canadian, Australiann and European Regulating Bodies.

Dengan cepat semenjak kemunculannya pemanis buatan ini menjadi primadona di industri makanan dan minuman. Karena zat pemanis buatan ini memiliki rasa manis yang sangat tinggi bahkan mencapai 1000 kali dari sukrosa.

Meski telah 20 tahun berlalu semenjak FDA memberikan izin, namun studi terbaru mengungkapkan bahwa sukralosa diprediksi menjadi penyebab migrain, masalah gastrointestinal dan Thymus.

  1. Sakarin

Sakarin juga merupakan salah satu jenis pemanis buatan. Awalnya sakarin dicurigai sebagai senyawa karsiogenik yang mampu mengakibatkan kanker pada orang yang mengkonsumsinya. Namun pada tahun 2000 dilakukan evaluasi dan membuat EPA memutuskan bahwa sakarin aman dikonsumsi oleh manusia.

Pemanis buatan yang memiliki tingkat kemanisan sebesar 300 kali dari pada gula biasa, diketahui menjadi penyebab kanker kandung kemih pada studi eksperimen yang menjadikan tikus sebagai obyeknya. Meski demikian hingga kini belum dijumpai adanya kanker kandung kemih pada manusia.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top