Diet

Mengajari Anak Diet untuk Mengatasi Obesitas

Mengajari Anak Diet untuk Mengatasi Obesitas

Jika Anda melihat berita di berbagai media, maka akhir-akhir ini banyak berita tentang anak yang menderita obesitas. Hal ini terlihat sangat mengerikan karena usia anak-anak ini masih sangat muda. Dengan umur sekitar 10 sampai 15 tahun atau dibawah itu mereka bisa memiliki berat badan lebih dari 50 kg sampai 100 kg. Kondisi ini tentu akan memiliki efek yang sangat buruk untuk kesehatan. Mereka bisa terkena berbagai penyakit seperti kerja jantung yang tidak baik, gangguan hati dan ginjal, kolesterol yang tinggi dan masalah kesehatan lain. Dan efek psikologis juga bisa terjadi karena anak dengan kondisi obesitas mungkin tidak mau pergi ke sekolah. Masa depan anak juga bisa menjadi sangat mengkhawatirkan.

Sponsor: cream pemutih wajah

Dan sebelum anak terkena gejala atau kondisi obesitas sebenarnya orang tua bisa melakukan beberapa hal. Berikut ini adalah tindakan untuk mencegah obesitas pada anak-anak yang bisa dilakukan orang tua.

1. Jadilah contoh yang baik untuk anak-anak

Hal pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan menjadi contoh yang baik untuk anak-anak. Anak pertama kali akan melihat bagaimana cara orang tua makan, berapa banyak harus makan dan harus makan apa saja. Misalnya jika Anda ingin anak bisa makan sayuran dan buah maka orang tua juga harus melakukan hal yang sama. Cara ini bisa membuat anak mengerti bahwa cara makan seperti itulah yang paling baik untuk tubuh. Anda mungkin belum bisa menjelaskan detail mengenai manfaat sayuran dan buah, sehingga Anda harus mencoba untuk menjelaskan bahwa sayuran atau buah ini baik untuk organ tubuh. Sebutkan secara khusus misalnya makan wortel sangat baik untuk mata dan contoh lainnya.

2. Mengajak anak untuk olahraga bersama

Kemudian jika Anda memiliki waktu libur pada akhir pekan maka ajak anak – anak untuk keluar rumah dan menjadi lebih aktif. Lakukan beberapa kegiatan latihan yang menyenangkan seperti berenang bersama atau berjalan-jalan di kebun binatang. Selain ini sangat baik untuk tubuh karena tubuh menjadi banyak bergerak juga bisa membantu anak melepaskan stres akibat tekanan di sekolah atau pelajaran tertentu. Efeknya tidak hanya untuk tubuh tapi juga untuk perkembangan otak anak. Buat rencana bersama anak untuk menentukan kegiatan yang mereka sukai pada akhir pekan.

3. Biasakan memberi porsi makan cukup dan tidak berlebihan

Orang tua banyak yang salah paham dengan membuat tubuh anak terlihat gemuk. Gemuk masih menjadi tanda bahwa Anda berhasil mengasuh anak. Hal ini tidak benar, karena gemuk bisa menjadi pemicu obesitas anak. Dan biasanya orang tua memberi makan anak dengan porsi ganda untuk membuat anak banyak makan. Cara ini lebih salah karena bisa membuat anak selalu terbiasa makan dengan porsi ganda. Jadi yang baik adalah memberi makan anak sesuai dengan porsi makan sesuai kebutuhan tubuh. Kombinasikan antara sayuran, buah, susu, dan sumber karbohidrat.

4. Kenalkan dengan makanan sehat

Anak-anak juga harus terbiasa dengan mengkonsumsi makanan sehat. Makanan sehat ini harus terdiri dari nutrisi yang lengkap meliputi karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin dan mineral. Anda harus menjaga agar anak mendapatkan asupan yang lengkap setiap hari. Orang tua bisa melakukan hal yang sama sehingga kebiasaan ini tetap terjaga di rumah.

Kemudian cara terakhir adalah dengan menerapkan jadwal tidur yang cukup untuk anak. Perhatikan kapan anak harus belajar, beraktifitas di luar rumah, bergaul, melihat televisi dan juga tidur. Cara mengasuh anak seperti ini bisa mencegah obesitas.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top