Bunda & Anak

Jika Anak Anda Sulit Diam, Coba Kenali Ciri-Ciri Kecerdasan Body Kinestetik

Ciri-Ciri Kecerdasan Body Kinestetik

Mempunyai anak yang cerdas adalah hal yang membanggakan. Selain bangga, orang tua akan tenang karena si anak memiliki potensi sukses. Sebab kecerdasan merupakan salah satu faktor kesuksesan. Namun sayangnya masih ada salah kaprah mengenai makna kecerdasan anak di kalangan orang tua. Kebanyakan mereka menganggap bahwa anak yang cerdas ialah anak yang pandai di pelajaran matematika dan sains. Padahal sesungguhnya dalam diri manusia ada banyak potensi kecerdasan, Yang seandainya dapat dikembangkan dengan baik, ini bagus untuk anak. Terutama secara psikis. Sebab sang anak tidak merasa dipaksakan untuk ahli di bidang yang potensinya kecil untuk dirinya.

Sponsored: dr rochelle skin expert

Ciri-Ciri Kecerdasan Body Kinestetik

Sebuah riset kedokteran menunjukan bahwa bayi yang baru lahir memiliki empat belas milyar sel otak. Hanya sedikit saja perbedaannya bilda dibandingkan dengan sel otak orang dewasa. Anda perlu tahu bahwa 60% sel otak dibentuk sebelum 3 tahun dan 80% sebelum 8 tahun. Oleh sebab itu butuh seorang anak seusia tersebut diberi kondisi lingkungan yang baik, yang mampu membentuk sel-sel otaknya. supaya berkembang dengan baik. Membentuk sel-sel otak ini berfungsi untuk perkembangan potensi kecerdasan sang anak. Perkembangan potensi kecerdasan sang anak merupakan proses yang rumit. Karena tidak hanya mengenai berapa jumlah sel yang berhasil terbentuk, tetapi juga kesinambungan antara sel-sel dalam seluruh jaringan otak. Dari milyaran sel, hanya berkisar 5% yang berkembang. Sedangkan 95% sel otak lainnya belum berkembang dengan baik. Sehingga perkembangan potensi kecerdasan menjadi tidak terbatas.Artinya bisa berkembang dari waktu ke waktu.

Pada dasarnya manusia mempunyai 8 potensi kecerdasan. Di antaranya:

  1. Kecerdasan Logis Matematis

Adalah kemampuan dalam mengola kategori serta hubungan dengan memanipulasi objek dengan simbol dan eksperimen. Biasanya dengan cara yang sistematis, teratur dan terkendali. Juga mempunyai kemampuan menalar secara induktif juga deduktif.

  1. Kecerdasan Linguistik

Ialah kemampuan dalam bidang bahasa. Pandai menggunakan bahasa yang kemudian disajikan secara menarik dan meyakinkan. Mampu meletakan data sebagai bahan.Dan memiliki kepekaan terhadap ritme dan tata letak kata. Biasanya kecerdasan ini berada di para penulis.

  1. Kecerdasan Intrapersonal

Yaitu kemampuan mengenal diri sendiri. Mampu mengenal apa yang sedang dirasakan, mampu mengenal potensi dirinya, mampu memahami idenya sendiri. Biasanya anak yang mempunyai kecerdasan ini lebih percaya diri.

  1. Kecerdasan Interpersonal

Kebalikan dengan intrapersonal. Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan dalam memahami orang lain. Baik memahami dalam hal perasaan, ide maupun keadaan. Anak yang mempunyai kecerdasan intrapersonal bisanya lebih peka dan peduli dengan keadaan orang lain.

  1. Kecerdasan Visusal Spasial

Kemampuan dalam hal penglihatan atau visualisasi. Bisa memanipulasi sebuah bentuk dalam menciptakan komposisi seimbang. Sehingga apik jika dilihat. Seperti menggambar, membuat desain tertentu, melukis, dan sebagainya.

  1. Kecerdasan Musikal

Yakni kemampuan yang berhubungan dengan alat music. Seperti memainkan alat music atau membuat karya musical. Sensitiv terhadap ritme suara. Mendengar sebuah alunan music akan menimbulkan dampak emosional.

  1. Kecerdasan Naturalis

Kemampuan yang berhubungan dengan sekitar. Sangat peka terhadap alam. Mampu mengenali alam beserta fenomenanya. Memiliki kecintaan terhadap flora dan fauna.

  1. Kecerdasan Body Kinestetik

Kecerdasan body kinestetik yakni mempunyai keunggulan dalam hal motorik. Misal seperti kemampuan berolah raga, produksi, seni dan selainnya yang melibatkan gerakan tubuh.

Realitasnya banyak orang tua yang tidak memahami bebagai kecerdasan ini. Mereka menganggap anak yang cerdas adalah anak yang pandai dalam pelajaran matematika. Seorang anak yang pandai menggambar dianggap bodoh. Padahal bukan demikian. Setiap anak memiliki kecerdasan berbeda, Kita tidak bisa menyamakan anak satu dengan anak yang lain. Atau menganggap anak bodoh karena tidak cerdas di satu sisi. Sebab pasti ia ada kecerdasan lainnya.

Contohnya saja seperti anak yang tidak bisa diam. Ia terkesan sering bergerak tanpa lelah. Meskipun diingatkan, tetap saja tidak mau mendengarkan. Lalu ia mengulanginya lagi. Ini bukan berarti sang anak nakal, tapi bisa saja ia mempunyai kecerdasan body kinestik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kecerdasan body kinestik ialah mempunyai keunggulan dalam hal motorik. Misal seperti kemampuan berolah raga, produksi, seni dan selainnya yang melibatkan gerakan tubuh. Agar para orang tua tidak salah kaprah, berikut ini meupakan ciri-ciri kecerdasan body kinestetik:

  • memiliki kelebihan pada aktifitas fisik
  • sering mengomunikasikan ide dalam bentuk gerakan
  • dapat menyelesaikan masalah dengan bantuan gerakan fisik
  • mempunyai koordinasi yang baik antara mata dan tangan
  • memiliki gerakan yang bagus
  • mempunyai keseimbangan yang baik
  • bisa membaca bahasa tubuh seseorang
  • pandai menggunakan bahasa tubuh

Apabila anak anda memiliki ciri seperti yang disebutkan di atas, kemungkinan besar memang berkecerdasan body kinestik. Ada beberapa cara untuk mengembangkan kecerdasan body kinestik:

  • latih dengan melakukan berbagai macam permainan. Ini berfungsi melatih koordinasi pikiran dengan gerakan
  • memberikanya waktu untuk berpartisipasi dalam aktivitas olah raga atau seni tari
  • memberi kesempatan sang anak belajar menciptakan karya keterampilan tangan
  • melatih bahasa tubuhnya

Bagi anak yang mempunyai kecerdasan ini  ada beberapa alternative karir yang mungkin dapat ditempuh, yaitu atlet, mekanik, penari, keografer, pembuat kerajinan, guru olahraga, militer, dan lain sebagainya.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top