Kesehatan

Gejala Bahaya Gigitan Ular Berbisa yang dapat Mengancam Nyawa

gejala bahaya gigitan ular berbisa

Ketika Anda berada di lingkungan yang terbuka maka setiap ancaman bisa terjadi pada tubuh Anda. Salah satunya adalah terkena gigitan binatang seperti ular yang mengandung bisa beracun. Ada berbagai jenis ular yang berada di alam liar dan juga masuk ke lingkungan rumah. Ular ini mencari tempat yang aman sehingga ketika mereka bertemu dengan manusia maka mereka bisa melindungi diri dengan menggigit dan mengeluarkan bisa.

Sponsor: perawatan wajah terbaik

Beberapa orang yang terkena gigitan ular berbisa bisa mengalami efek yang serius termasuk kematian. Terkadang beberapa orang menganggap gigitan ular berbisa sebagai racun biasa yang bisa dinetralisir oleh tubuh. Akibatnya pertolongan terlambat dilakukan dan bisa menyebabkan kematian. Dibawah ini adalah beberapa gejala bahaya gigitan ular berbisa yang harus diwaspadai.

gejala bahaya gigitan ular berbisa

Sumber: borepanda.com

  1. Terasa efek lokal pada kulit

Pada awal gigitan maka biasanya bekas gigitan menyebabkan tanda efek lokal. Efek ini bisa menyebar ke bagian yang terdekat dari gigitan. Bekas yang terlihat bisa menunjukkan warna merah atau biru, timbul rasa sakit, tidak nyaman, menjadi lebih lembut, bengkak, melepuh dan juga bisa berdarah. Gejala ini paling sering terjadi pada gigitan kobra dan jenis ular yang mengandung bisa beracun. Meskipun efek lokal tidak terlihat berbahaya tapi ternyata bisa menyebar ke dalam tubuh dalam waktu yang sangat cepat.

  1. Terjadi pendarahan internal dan eksternal

Jenis ular tertentu juga bisa menyebabkan resiko pendarahan dalam waktu yang sangat cepat. Pendarahan bisa terjadi pada area lokal yang terkena gigitan atau pada bagian organ dalam internal. Ketika racun sudah menyebar ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan organ seperti ginjal, jantung dan organ vital lain mengalami pendarahan. Hal ini kemudian bisa memicu pendarahan dari mulut, hidung, dan telinga. Terkadang pendarahan tidak bisa dihentikan sehingga berpotensi menyebabkan syok dan kematian.

  1. Efek kerja untuk sistem syaraf

Ketika gigitan ular mengenai bagian yang dekat dengan sistem syaraf atau sekitar sistem syaraf maka bisa menyebabkan efek langsung pada syaraf tubuh. Racun bisa menyebar cepat ke dalam tubuh. Dampak yang paling terasa adalah kesulitan bernafas, otot yang tidak bisa digerakkan dan juga bisa mempengaruhi sistem indra. Beberapa penderita juga bisa mengalami kehilangan kemampuan bicara, melihat dan semua bagian tubuh tidak dapat merasakan sentuhan.

  1. Resiko kematian otot

Banyak jenis bisa ular yang sebenarnya bisa menyebabkan kematian otot dalam waktu yang sangat cepat. Kematian otot bisa sangat berbahaya meskipun awalnya tetap disertai dengan gejala efek lokal seperti bengkak pada bagian bekas gigitan. Ketika terjadi kematian otot maka bisa menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal. Kemudian hal ini bisa menyebabkan ginjal tidak menyaring protein dan racun sehingga terjadi gagal ginjal.

Jadi seperti itulah berbagai jenis gejala ketika terkena gigitan ular. Semua gejala ini sangat berbahaya sehingga tidak bisa diabaikan. Kemudian perawatan segera harus dilakukan setelah terjadi semua gejala tersebut.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top