Parenting

Bagaimana Cara Agar Orang Tua Bisa Didengar Oleh Anak-Anak? Berikut Jawabannya

Bagaimana Cara Agar Orang Tua Bisa Didengar Oleh Anak-Anak Berikut Jawabannya

Peran orang tua untuk membantu meningkatkan keterampilan anak Anda untuk mendengarkan, meningkatkan gaya komunikasi, dan hubungan Anda dengan sang anak!
“Mengapa kamu tidak mendengarkan Ibu, nak?” “Ini sudah keempat kalinya ibu bilang!” “Apa kamu tidak mendengar apa-apa?”

Sponsor: cream perawatan wajah

Terdengar familiar? Jika Anda frustrasi dalam berusaha untuk menyuruh anak Anda untuk mendengarkan dan mengambil hati: Anda tidak sendirian. Semua ibu pasti mengalaminya.
Berikut 10 Tips untuk membuat sang anak mendengar Anda

1. Ajarkan model mendengarkan yang baik

Anak-anak tidak bisa belajar menjadi pendengar yang baik jika mereka tidak memilik ajaran yang baik dalam melakukannya. Jadi, pastikan Anda menunjukkan anak-anak apa yang Anda harapkan dari mereka untuk menjadi pendengar yang baik dan melakukan apa yang Anda perintahlan. Tunjukkan pada mereka bahwa mendengarkan,, orang tua, adalah hal yang harus ia lakukan karena kita memiliki telinga dan mulut untuk melakukan itu.

2. Hindari “kata-kata penghambat”

Tiga kata: “Kamu,” “Jika” dan “Mengapa” kata di awal arah yang sering dapat menyebabkan anak-anak tidak akan mendengarkan diawal pembicaraan.
• Kata-kata “Kamu” akan mensetting pesan Anda sehingga akan membunuh karakter anak Anda: “Kamu tidak pernah mendengarkan.”
• Kata-kata “Jika” lebih memberikan nada mengancam: “. Jika kamu tidak melakukan apa yang saya minta maka …”
• Kata-kata “Mengapa” seperti mengharapkan anak Anda untuk menjelaskan perilakunya dan mungkin membuat dia tidak mengerti: “Mengapa kamu tidak mau mendengarkan Ibu?” .

3. Memberikan perhatian terlebih dahulu, kemudian berbicara

Jika anak Anda tidak mendengarkan, Anda harus memberikannya perhatian dan pastikan dia telah melihat Anda sebelum Anda berbicara. Anda mungkin perlu jongkok sehingga dia melihat ke mata Anda. “Silakan, lihat ibu dan dan mendengarkan apa yang ibu katakan.”

4. Bicara dari mata ke mata

Lakukan pembicaraan empat mata antara Anda dan sang anak. Anda lebih memungkin untuk memiliki perhatian penuh.

5. Turunkan suara Anda dan berbicara lebih lambat

Tidak ada yang akan merubah anak-anak melakukannya dengan lebih cepat dengan berteriak, justru sebaliknya: berbicaralah lembut tidak keras kepada mereka. Banyak yang telah melakukan ini, contohnya guru paud yang telah menggunakan strategi ini selama bertahun-tahun karena ia bekerja.
Cobalah berbicara dengan sopan dan lebih lambat untuk meminta sesuatu dari Anda anda. Biasanya akan mengurangi kelengahan anak Anda.

6. Meminta tolong, jangan menyuruh

Pastikan Anda tidak membuat kalimat permintaan Anda dengan nada suruhan. Buatlah sebuah pertanyaan untuk mereka sehingga mereka akan mendengarkan dengan baik terlebih dulu sebelum mengabaikannya. “Apakah kamu mau membantu ibu membersihkan rumah hari ini?” “Ini sudah waktunya tidur, apakah kamu belum mengantuk?” “Apakah kamu tidak takut sakit dan tidak masuk sekolah gara-gara mandi hujan?”

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top