Perawatan Tubuh

5 Cara Merawat Kulit Tubuh Yang Mudah Berkeringat

5-cara-merawat-kulit-tubuh-yang-mudah-berkeringat

Kulit tubuh yang mudah berkeringat memiliki ciri pori-pori yang besar. Sehingga produksi keringat yang dihasilkan oleh kelenjar pada kulit semakin banyak. Keadaan ini sering terjadi bagi beberapa orang yang memiliki jenis kulit berminyak. Karena pori-pori kulit yang lebih besar memproduksi banyak keringat dan minyak secara bersamaan. Akibatnya, kuman dan bakteri lebih mudah berkembang biak dalam keadaan kulit yang sangat lembab. Pada akhirnya penumpukan kotoran dan lapisan sel kulit mati pun makin membuat kulit semakin tidak sehat.

Sponsor : perawatan wajah

Pembuangan keringat memang menandakan seseorang tersebut memiliki fisik yang sehat. Karena dengan keluarnya keringat, racun yang terdapat dalam tubuh juga otomatis dikeluarkan, tentunya selain pembuangan racun melalui air seni. Namun produksi keringat yang berlebih tentunya membuat kulit tidak nyaman. Maka dari itu diperlukan perawatan tertentu untuk Anda yang memiliki kulit mudah berkeringat dan berminyak.

Kulit dengan jenis ini perlu dilakukan perawatan yang khusus, berikut beberapa cara merawat kulit tubuh berkeringat.

1. Mandi secara rutin dengan sabun anti bakteri
Mandi setiap hari sangat berguna untuk menghilangkan keringat yang diproduksi secara berlebihan oleh kulit tubuh. Pada dasarnya keringat sebenarnya tidak berbau, karena hanya berupa campuran air, garam, dan elektrolit. Penyebab beberapa keringat berbau tidak sedap adalah dengan adanya kuman dan bakteri. Campuran lemak, protein, dan feromon pada keringat menyebabkan bau tidak enak setelah bercampur dengan bakteri dan juga kuman.
Mandi juga tidak hanya menghilangkan keringat di kulit tubuh, tetapi juga bakteri dan kuman. Kulit mudah berkeringat dan berminyak sangat cocok menggunakan sabun anti bakteri dengan zat aktif pembunuh kuman. Selain itu, biasanya sabun berbentuk batang ini mampu membuang kelebihan produksi minyak pada kulit. Sehingga selain mengurangi bau badan akibat kelebihan keringat bercampur kuman, mandi dapat mengatasi kulit tubuh yang mudah berkeringat.

2. Gunakan produk kecantikan yang oil-free
Kulit tubuh cenderung mudah berminyak tentu memproduksi minyak yang juga berlebih di kulit. Cara mengatasi keringat dan minyak yang membuat kulit terkesan mengkilap adalah dengan produk kecantikan oil-free. Produk kecantikan untuk kulit dan wajah seperti sabun, pelembab, sunblock, hingga bedak untuk wajah pun perlu diperhatikan. Usahakan produk tersebut tidak mengandung minyak tambahan untuk mencegah kulit semakin mengkilap dan terlihat glossy.
Pelembab untuk kulit tubuh pun harus bebas dari minyak dan alkohol. Pastikan sunblock yang digunakan juga tidak mengandung bahan minyak, supaya kandungan minyak pada kulit tidak semakin berlebihan. Selain itu, produk yang mengandung alkohol sangat keras di kulit, bahkan bisa menghilangkan seluruh kandungan minyak alami sebagai pelembab kulit. Sehingga kulit malah akan terasa semakin kering setelah menggunakannya.

3. Memakai face wipes pada wajah
Bagi wajah, produksi keringat yang berlebihan muncul di daerah dahi dan pelipis. Sehingga daerah tersebut akan memiliki kandungan minyak lebih banyak dari yang lainnya. Termasuk juga daerah hidung dan dagu. Selalu persiapkan face wipes atau seperti jenis tisu basah untuk menghilangkan dan menyeka keringat yang berlebih. Gunakan tisu khusus untuk wajah atau face wipes dari pada mengandalkan tisu biasa untuk menghindari terkenanya kuman.
Beberapa tisu basah yang didesain untuk wajah memiliki tambahan vitamin seperti vitamin E. Bila perlu, persiapkan kertas minyak di dalam tas Anda bersamaan dengan face wipes. Sehingga setelah membersihkan keringat dari wajah, bisa langsung mengaplikasikan kertas minyak untuk mengangkat minyak berlebih. Untuk menghindari make up yang luntur karena keringat, pastikan untuk menggunakan face mist untuk membuat make up menempel lebih lama.

4. Cobalah perawatan bahan alami
Terkadang, bahan alami justru lebih ampuh karena tidak menyebabkan efek tertentu. Mulailah dari mengkonsumsi makanan alami yang tidak menyebabkan produksi kelenjar keringat menjadi berlebihan. Salah satu contohnya adalah banyak mengkonsumsi air putih untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Meminum yoghurt juga dapat mengurangi produksi keringat dengan kandungan kalsium di dalamnya. Sama seperti kandungan kacang almond dan brokoli.
Selain itu, menggunakan bahan alami langsung pada tubuh juga tidak ada salahnya untuk dicoba. Misalnya dengan menggunakan sari cuka apel. Fermentasi sari buah apel mampu mengecilkan pori-pori kulit untuk mencegah produksi minyak dan keringat berlebih. Bisa dengan cara mengoleskan sari cuka apel ini langsung di kulit. Terutama pada lipatan bagian paha, ketiak, lengan, dan sebagainya. Sari cuka apel tidak menyebabkan iritasi atau alergi tertentu.

5. Usahakan merawat kulit dengan air dingin
Banyak mitos mengatakan bahwa mandi atau menyiram kulit dengan air dingin saat sedang berkeringat menyebabkan panu dan lain-lain. Hal itu tidak benar, karena justru sebenarnya air dingin yang disiramkan pada kulit berkeringat membantu menutup dan mengecilkan pori-pori. Karena pada dasarnya, saat kulit sedang berkeringat, pori-pori sedang dalam keadaan terbuka paling lebar. Mengipasi dengan angina dingin hanya akan menghantarkan kotoran ke pori-pori.
Maka dari itu, lebih baik dianjurkan untuk langsung mandi atau menyiram kulit tersebut dengan air dingin. Segera langsung bersihkan kulit berkeringat dengan sabun, tak terkecuali wajah. Mandi bersih pun tidak ada salahnya. Dengan begitu, produksi keringat pada kulit lebih bisa dikontrol.

4
80%
like
1
20%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top